Kamis, 10 Februari 2011

Pelukan Terakhir

Terlihat sesosok gadis yang duduk dalam kegundahan hati,menanti kabar dari sang kekasih.
Hingga jam berbunyi 12 kali,menandakan sudah pukul 12 malam.
Tiba – tiba terdengar suara handphone berbunyi
Ya,pesan dari yang dinanti,sang pujaan hati…
“maafkan aku telah membuatmu menunggu.
Aku ingin berkata padamu…
Esok,aku ingin tahu bagaimana keseriusanmu.
Dengan syarat,esok dan lusa,jangan temui aku.
Jangan hubungi aku sampai waktu yang ku tentukan
Jika kamu sanggup,maka kamu akan aku jadikan tambatan terakhirku”
Sang gadis pun menyanggupi permintaan sang kekasih.Hingga hari yang sudah ditetapkan.
Sang gadis hanya tertegun ketika sang Bunda dari sang kekasihnya dating,dan berkata,
“Saya akan mengajakmu menemui kekasihmu.”
Rasa senang,gembira,cemas,berkecambuk menjadi satu dalam hati sang gadis.
“Rumah Sakit…”
Inilah tempat yang di maksud Bunda sang kekasih…
Masuklah gadis kedalam satu ruangan,dimana terbaring lemah sang kekasih.
Menangislah gadis itu,melihat kekasih hatinya..
Sang kekasihpun berkata,
“maaf sempat membuatmu menunggu,aku hanya ingin tahu keseriusanmu
Dan aku ingin menjadikan kamu tambatan hatiku yang terakhir.Hanya itu.
Tolong bawa aku menuju taman depan kamar ini.Hanya aku dan kamu”
Gadis itu menuruti permintaan sang kekasihnya dengan berlinang air mata,dia bawa sang kekasih
Menuju taman depan kamar itu.tentu dengan bantuan kursi roda
“aku ingin memelukmu”pinta sang kekasih..
Merekapun saling berpelukan,dan ketika itu sang kekasih berkata,
“aku sudah menjadikan kamu sebagai tambatan hatiku yag terakhir
Teruskanlah,kerjakanlah seperti yang dahulu menjadi syaratku kepadamu
Dengan begitu,aku percaya keseriusanmu.Tuhan saksi kita..”
Seketika itu sang gadis menangis di pelukan sang kekasih.dia tersenyum
dan ketika itu pula,hembusan nafas terakhir Sang kekasih.dia mati dalam pelukan sang gadis

Tidak ada komentar:

Posting Komentar